Formulir Pendaftaran Future Leaders & Career Insight (TUTUP)
Future Leaders & Career Insight
“Membangun Pemimpin Muda yang Visioner dan Siap Berkarier di Era Dinamis”
Halo, Mahasiswa Pascasarjana IPB University!
Dalam menghadapi perubahan global yang cepat dan tantangan dunia kerja di era digital, kamu tidak hanya perlu siap bersaing secara profesional, tetapi juga dituntut untuk tampil sebagai pemimpin yang visioner, berintegritas, dan tangguh (resilient).
Future Leaders & Career Insight hadir sebagai solusinya! Seminar ini merupakan bagian dari Resilien Series yang dirancang khusus untuk membekalimu dengan keterampilan kepemimpinan dan kesiapan karir.
Survei Interaktif Kualitas Sosial Media FW IPB University
SURVEI KUALITAS SOSIAL MEDIA FW
Hai, Sobat Pascasarjana!
Kami ingin tahu pendapat jujur Anda tentang konten media sosial FW IPB. Yuk, beri *rating* di bawah ini!
Skala Penilaian Interaktif:
1 (Terburuk) hingga 5 (Terbaik) – Ketuk ikon yang paling sesuai!
Survei Berhasil Dikirim!
Terima kasih atas waktu dan kejujuran Anda. Masukan ini sangat berharga bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas konten media sosial FW IPB University.
Terima kasih telah mengisi evaluasi dan melakukan presensi acara ini.
Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Forum Mahasiswa Pascasarjana IPB University, Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik (DKSRA) IPB University, dan Himpunan Alumni IPB University.
Di tengah era globalisasi dan transformasi digital, komoditas lokal Indonesia menghadapi dua sisi mata uang: peluang besar untuk menembus pasar dunia, sekaligus tantangan dalam menjaga keberlanjutan, inovasi, dan nilai tambah di tingkat desa.
Melalui Friday Talk Vol. 80, kita akan menelusuri strategi dan kebijakan dalam memperkuat posisi komoditas lokal di pasar global, mulai dari advokasi kebijakan, digitalisasi pasar, hingga pemberdayaan desa sebagai basis inovasi ekonomi.
Perubahan iklim adalah tantangan global yang mendesak. Salah satu solusi mitigasi yang menjanjikan adalah Karbon Biru (Blue Carbon), yaitu karbon yang diserap dan disimpan oleh ekosistem pesisir seperti mangrove, padang lamun, dan lahan basah. Indonesia memegang peran krusial dengan potensi Karbon Biru yang signifikan, menyimpan sekitar 17% cadangan dunia, terutama melalui hutan mangrove seluas 3.36 juta hektar. Mangrove dikenal memiliki kapasitas penyerapan karbon 3 sampai 5 kali lebih baik dari hutan tropis. Sayangnya, ekosistem vital ini menghadapi ancaman serius dari degradasi akibat alih fungsi lahan dan pencemaran sampah laut, yang tidak hanya melepaskan cadangan karbon kembali ke atmosfer tetapi juga memperparah abrasi pantai dan mengancam keberlanjutan hidup masyarakat pesisir.
Melihat kondisi ini, upaya pemulihan ekosistem Karbon Biru menjadi mendesak. Melalui kegiatan ini, kami fokus pada penanaman mangrove, pelestarian wilayah pesisir, dan pemberdayaan masyarakat untuk menciptakan model intervensi yang berkelanjutan, menyeimbangkan pelestarian ekologi dengan penguatan sosial-ekonomi. Inisiatif ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 13, 14, dan 15. Keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi multistakeholder, dengan peran aktif dan krusial dari generasi muda, khususnya mahasiswa, sebagai agen perubahan dalam mewujudkan masa depan yang berketahanan iklim.
Narahubung (WA): Adi – 089531622379 Grace Evelyn – 08151640170
Mari bersama membangun masa depan lingkungan yang berkelanjutan!
Departemen PSDM Forum Mahasiswa Pascasarjana IPB University 001/BC-RES/FW-IPB/X/2025
“The Resilient Graduate: Strategi Sukses Menghadapi Tantangan Akademik dan Personal”
Halo, Mahasiswa Pascasarjana IPB University!
Menghadapi tekanan akademik, tuntutan penelitian, dan dinamika kehidupan personal kerap menjadi tantangan dalam perjalanan studi pascasarjana. Seminar Mental Resilience hadir sebagai wadah untuk membangun ketahanan mental, mengelola stres, dan mengembangkan kemampuan adaptif dalam menghadapi berbagai tantangan.
Apa yang akan kamu pelajari? Strategi Bertahan & Berprestasi di Tengah Tekanan Akademi Self-Acceptance & Growth: Menemukan Kekuatan Diri Teknik Praktis Pelepas Stress & Pengelolaan Emosi Refleksi Diri & Komitmen Pribadi untuk Ketangguhan Mental
Narasumber Ahli: 1. Dr. Majariana Krisanti, S.Pi., M.Si. (Koordinator Tim Bimbingan Konseling IPB University) 2. dr. Lahargo Kembaren, SpKJ. (Dokter Spesialis Psikiatri – RSJMM)
SEMINAR MENTAL RESILIENCE
“The Resilient Graduate: Strategi Sukses Menghadapi Tantangan Akademik dan Personal”
Halo, Mahasiswa Pascasarjana IPB University!
Menghadapi tekanan akademik, tuntutan penelitian, dan dinamika kehidupan personal kerap menjadi tantangan dalam perjalanan studi pascasarjana. Seminar Mental Resilience hadir sebagai wadah untuk membangun ketahanan mental, mengelola stres, dan mengembangkan kemampuan adaptif dalam menghadapi berbagai tantangan.
Apa yang akan kamu pelajari? Strategi Bertahan & Berprestasi di Tengah Tekanan Akademi Self-Acceptance & Growth: Menemukan Kekuatan Diri Teknik Praktis Pelepas Stress & Pengelolaan Emosi Refleksi Diri & Komitmen Pribadi untuk Ketangguhan Mental
Narasumber Ahli: 1. Dr. Majariana Krisanti, S.Pi., M.Si. (Koordinator Tim Bimbingan Konseling IPB University) 2. dr. Lahargo Kembaren, SpKJ. (Dokter Spesialis Psikiatri – RSJMM)
Fasilitas: – Sertifikat Peserta – Konsumsi (snack) – Modul materi – Sesinya reflection dan sharing interaktif – Tips praktis yang langsung dapat diterapkan – Doorprize menarik
Kuota TERBATAS hanya untuk 70 peserta! Jangan lewatkan kesempatan untuk memperkuat kesehatan mental dan menjadi pribadi yang lebih tangguh dan produktif. Segera daftarkan dirimu dengan mengisi formulir di bawah ini!
Form Pendaftaran Seminar/Acara
Pendaftaran Berhasil!
Terima kasih telah mendaftar.
Silakan bergabung ke grup WhatsApp untuk informasi lebih lanjut.
Gabung Grup WhatsApp Peserta
Narahubung: Rizka Annisa Mingka: 0896-3132-8285 Novyandra Ilham Bahtera: 0822-8448-6280
Diselenggarakan oleh: Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa (PSDM) – Forum Mahasiswa Pascasarjana IPB University | Kabinet Resilien.
Sebuah ajang kompetisi tahunan yang dirancang untuk mempererat solidaritas mahasiswa pascasarjana melalui berbagai perlombaan di bidang seni, olahraga, dan kreativitas. Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah untuk menunjukkan kemampuan
terbaik, tetapi juga menjadi sarana pengembangan minat
dan bakat mahasiswa dalam menyalurkan hobi yang
positif.
Departemen PSDM Forum Mahasiswa Pascasarjana IPB University 001/BC-RES/FW-IPB/X/2025
“The Resilient Graduate: Strategi Sukses Menghadapi Tantangan Akademik dan Personal”
Halo, Mahasiswa Pascasarjana IPB University!
Menghadapi tekanan akademik, tuntutan penelitian, dan dinamika kehidupan personal kerap menjadi tantangan dalam perjalanan studi pascasarjana. Seminar Mental Resilience hadir sebagai wadah untuk membangun ketahanan mental, mengelola stres, dan mengembangkan kemampuan adaptif dalam menghadapi berbagai tantangan.
Apa yang akan kamu pelajari? Strategi Bertahan & Berprestasi di Tengah Tekanan Akademi Self-Acceptance & Growth: Menemukan Kekuatan Diri Teknik Praktis Pelepas Stress & Pengelolaan Emosi Refleksi Diri & Komitmen Pribadi untuk Ketangguhan Mental
Narasumber Ahli: 1. Dr. Majariana Krisanti, S.Pi., M.Si. (Koordinator Tim Bimbingan Konseling IPB University) 2. dr. Lahargo Kembaren, SpKJ. (Dokter Spesialis Psikiatri – RSJMM)
SEMINAR MENTAL RESILIENCE
“The Resilient Graduate: Strategi Sukses Menghadapi Tantangan Akademik dan Personal”
Halo, Mahasiswa Pascasarjana IPB University!
Menghadapi tekanan akademik, tuntutan penelitian, dan dinamika kehidupan personal kerap menjadi tantangan dalam perjalanan studi pascasarjana. Seminar Mental Resilience hadir sebagai wadah untuk membangun ketahanan mental, mengelola stres, dan mengembangkan kemampuan adaptif dalam menghadapi berbagai tantangan.
Apa yang akan kamu pelajari? Strategi Bertahan & Berprestasi di Tengah Tekanan Akademi Self-Acceptance & Growth: Menemukan Kekuatan Diri Teknik Praktis Pelepas Stress & Pengelolaan Emosi Refleksi Diri & Komitmen Pribadi untuk Ketangguhan Mental
Narasumber Ahli: 1. Dr. Majariana Krisanti, S.Pi., M.Si. (Koordinator Tim Bimbingan Konseling IPB University) 2. dr. Lahargo Kembaren, SpKJ. (Dokter Spesialis Psikiatri – RSJMM)
Fasilitas: – Sertifikat Peserta – Konsumsi (snack) – Modul materi – Sesinya reflection dan sharing interaktif – Tips praktis yang langsung dapat diterapkan – Doorprize menarik
Kuota TERBATAS hanya untuk 70 peserta! Jangan lewatkan kesempatan untuk memperkuat kesehatan mental dan menjadi pribadi yang lebih tangguh dan produktif. Segera daftarkan dirimu dengan mengisi formulir di bawah ini!
Form Pendaftaran Seminar/Acara
Pendaftaran Berhasil!
Terima kasih telah mendaftar.
Silakan bergabung ke grup WhatsApp untuk informasi lebih lanjut.
Gabung Grup WhatsApp Peserta
Narahubung: Rizka Annisa Mingka: 0896-3132-8285 Novyandra Ilham Bahtera: 0822-8448-6280
Diselenggarakan oleh: Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa (PSDM) – Forum Mahasiswa Pascasarjana IPB University | Kabinet Resilien.
🎓 Magnet Prestasi 2025: Panggung Besarmu Dimulai di Sini! ✨
Forum Wacana IPB University dengan bangga mempersembahkan Magnet Prestasi Tahun 2025, sebuah inisiatif dari Departemen Akademik dan Riset (ASET) Kabinet Resilien yang bertujuan untuk mendokumentasikan dan mengapresiasi beragam pencapaian luar biasa mahasiswa pascasarjana IPB University.
Sebagai bagian dari program ini, berikut kami tampilkan kumpulan link artikel jurnal yang telah dipublikasikan oleh mahasiswa pascasarjana IPB University.🤩 Daftar ini menjadi bukti nyata kontribusi akademik mahasiswa dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan membangun budaya riset yang unggul di lingkungan IPB University
Kepanitiaan Pasca Cup 2025 Forum Mahasiswa Pascasarjana IPB University No. 001/BC-PASCUP/FW-IPB/IX/2025
Halo Mahasiswa Pascasarjana IPB University! Berdasarkan hasil seleksi administrasi dan wawancara, dengan ini kami umumkan hasil seleksi pada link berikut:
PASCACUP IPB 2025
Cari namamu untuk melihat pengumuman panitia!
✨Selamat bergabung dalam keluarga besar Panitia Pasca Cup 2025! Semoga kita bisa bersama-sama menghadirkan Pasca Cup 2025 yang meriah, kreatif, dan penuh kebersamaan.
Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pendaftar yang telah menunjukkan semangat dan antusiasme luar biasa. Jangan berkecil hati, masih banyak ruang untuk berkontribusi bersama FW IPB University!🙏🏻✨
📢 Informasi teknis terkait agenda rapat perdana akan disampaikan melalui grup resmi. Stay tuned, ya!
Contact Person: Dimas – 0896-1639-5576
Kabinet Resilien Forum Mahasiswa Pascasarjana 2025 ————————— Follow kami untuk update terbaru: YouTube: Forum Wacana IPB Facebook: forumwacanaipb Twitter: forumwacanaipb LinkedIn: forumwacanaipb
Terima kasih telah mengisi evaluasi dan melakukan presensi acara ini.
Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Forum Wacana Mahasiswa Pascasarjana IPB University, Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik (DKSRA), dan Himpunan Alumni IPB.
Tahukah kamu? Setiap tahun, 100 ribu hektar sawah produktif di Indonesia hilang karena alih fungsi lahan menjadi perumahan, pabrik, hingga jalan tol. Padahal, di tahun 2045, Indonesia diprediksi dihuni 319 juta penduduk yang membutuhkan ketersediaan pangan berkelanjutan.
Lalu, bagaimana cara mengendalikan alih fungsi lahan dan sekaligus mengoptimalkan produksi pangan nasional? Temukan jawabannya di diskusi:
“Pengendalian Alih Fungsi Lahan dan Optimalisasi Produksi Pangan”
Sekretaris Kabinet X Departemen PSDM Forum Mahasiswa Pascasarjana IPB University 006/BC-MG/FW-IPB/VIII/2025
Halo Sobat Magangers! 🙌🏻
Terima kasih atas semangat dan antusiasme kalian yang luar biasa dalam mengikuti proses seleksi Magang Resilien 2025! Dengan mempertimbangkan komitmen, motivasi, serta keselarasan dengan visi misi Kabinet Resilien, dengan bangga kami umumkan:
Aplikasi Pencarian Hasil Seleksi Magang
Silakan masukkan nama Anda untuk melihat hasil seleksi.
✨ Selamat bergabung dalam keluarga besar Forum Mahasiswa Pascasarjana IPB University Kabinet Resilien 2025! ✨
Bagi teman-teman yang belum berkesempatan terpilih, jangan berkecil hati, tetap semangat untuk terus berkarya dan menginspirasi. Akan ada banyak ruang kolaborasi bersama Forum Mahasiswa Pascasarjana IPB University ke depannya! 🔥💫
Untuk para peserta magang yang terpilih, informasi lebih lanjut terkait teknis kegiatan dan agenda akan segera disampaikan melalui grup resmi. Stay tuned, ya! 📢
Departemen Inovasi, Kewirausahaan dan Kreatif Forum Mahasiswa Pascasarjana IPB University No. 005/BC-IKRAF/FW-IPB/VIII/2025
Selamat Datang di Pendaftaran Business Plan Competition FW IPB University 2025! ✨
Hai para mahasiswa yang ada di seluruh Indonesia Kenalin kita dari Forum Mahasiswa Pascasarjana IPB University (FW IPB University) sedang membuka kesempatan untuk kalian mahasiswa multistrata untuk mengikut Bussiness Plan Competition 2025.
Kegiatan ini merupakan kesempatan emas bagi mahasiswa untuk: ✅ Membuka Peluang Kolaborasi dan Jejaring ✅ Meningkatkat visibilitas usaha ✅ Mengembangkan stategi yang mendukung keberlanjutan usaha ✅ Kesempatan bertemu dengan investor
Jangan sampai terlewat ya, segera daftarkan ide bisnismu dan raih kesempatan untuk memenangkan hadiahnya!
Sebelum mendaftar, pastikan kamu membaca dengan cermat buku panduan pada tombol di atas ini
Peserta mahasiswa aktif multistrata (dibuktikan dengan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) dengan satu team maksimal 5 orang (dari universitas yang sama dan boleh mix jenjang)
📱 Narahubung: Mario (0812-7052-9210)
Kami tunggu ide – ide bisnis kalian di kompetisi yang kami adakan yaaaa
Sektor pertambangan memainkan peran penting dalam perekonomian nasional. Namun, eksploitasi yang tidak terkendali sering menimbulkan kerusakan lingkungan serius. Lahan bekas tambang yang tidak direklamasi dapat menyebabkan degradasi ekosistem, pencemaran, serta dampak sosial-ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Reklamasi dan rehabilitasi pasca tambang menjadi langkah penting untuk memulihkan fungsi ekologis lahan. Meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan teknis, ekologis, dan sosial, lahan pasca tambang menyimpan potensi besar untuk dikembangkan menjadi kawasan produktif seperti agroforestri, ekowisata, hingga pusat riset biodiversitas. Upaya ini membutuhkan inovasi, kolaborasi lintas sektor, serta dukungan riset akademis, sejalan dengan komitmen Indonesia terhadap SDGs poin 13 dan 15.
📱 Narahubung (WA): Adi – 089531622379 Grace Evelyn – 08151640170
Mari bersama membangun masa depan lingkungan yang berkelanjutan!
🎓 Magnet Prestasi 2025: Panggung Besarmu Dimulai di Sini! ✨
Forum Wacana IPB University dengan bangga mempersembahkan Magnet Prestasi Tahun 2025, sebuah inisiatif dari Departemen Akademik dan Riset (ASET) Kabinet Resilien yang bertujuan untuk mendokumentasikan dan mengapresiasi beragam pencapaian luar biasa mahasiswa pascasarjana IPB University.
Berikut Kumpulan link artikel
Daftar Prestasi Mahasiswa
No
Nama
Program Studi
Prestasi
Link Artikel Jurnal
1
Novyandra Ilham Bahtera
S3 – Ilmu Ekonomi Pertanian
Artikel terbit di Jurnal Sinta 4, Buku terbitan IPB Press
Sebagai bagian dari program ini, berikut kami tampilkan kumpulan link artikel jurnal yang telah dipublikasikan oleh mahasiswa pascasarjana IPB University.🤩 Daftar ini menjadi bukti nyata kontribusi akademik mahasiswa dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan membangun budaya riset yang unggul di lingkungan IPB University
Kepanitiaan Sapa Lestari Forum Mahasiswa Pascasarjana IPB University 002/BC-SL/FW-IPB/VII/2025
Halo Sobat volunteers! 🌿
Terima kasih banyak atas antusiasme dan semangat luar biasa kalian dalam mengikuti seluruh rangkaian seleksi Volunteer SAPA Lestari 2025! 💚 Setelah melalui proses seleksi, dengan mempertimbangkan komitmen, semangat kolaborasi, dan keselarasan dengan program kerja SAPA Lestari, dengan bangga kami umumkan:
Silakan masukkan nama Anda untuk melihat hasil wawancara.
Selamat bergabung dalam keluarga besar SAPA Lestari! 🌱 Bagi teman-teman yang belum terpilih, tetap semangat dan jangan berhenti berkarya untuk lingkungan dan masyarakat. Akan ada kesempatan lainnya untuk berkolaborasi bersama kami!
Untuk para volunteer terpilih, informasi selanjutnya mengenai rangkaian program akan disampaikan melalui grup resmi. So, stay tuned!
Terima kasih telah mengisi evaluasi dan melakukan presensi acara ini.
Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Forum Wacana Mahasiswa Pascasarjana IPB University, Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik (DKSRA), dan Himpunan Alumni IPB.
Di negeri dengan tanah subur melimpah, kita masih menggantungkan pangan dari luar negeri. Di balik wacana kedaulatan, petani kecil tetap terpinggirkan. Narasi besar tentang ketahanan dan kedaulatan pangan tampak megah, namun ketika ditelusuri, terlalu banyak celah yang dibiarkan menganga. Saatnya kita berhenti merayakan slogan, dan mulai membongkar akar persoalan. Seolah bergerak maju, padahal hanya berputar mengulang masalah tanpa menyentuh akar masalah. Maka dari itu kami mengundang Anda untuk hadir dalam webinar “Friday Talk: Dinamika dan Tantangan Ketahanan Pangan Nasional”
Departement COMDEV x LHA Forum Mahasiswa Pascasarjana IPB University
Daftar Disini (Klik Disini ya)
Pendaftaran Telah DiTutup
Daftar Disini
Form Pendaftaran Volunteer Sapa Lestari
Open Recruitment Volunteer Sapa Lestari
Pendaftaran Berhasil!
Terima kasih, pendaftaran Anda telah kami terima.
Departemen Community Development dan Lingkungan Hidup & Agromaritim membuka kesempatan emas untuk kamu yang ingin ikut serta dalam program pengabdian masyarakat: SAPA LESTARI 🌱✨
🔎 Apa itu SAPA LESTARI? Sapa Lestari merupakan program pengabdian masyarakat yang diselenggarakan pada bulan Agustus hingga September 2025 di Desa Cikarawang. Program ini berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan edukatif dan partisipatif, seperti Focus Group Discussion (FGD), penyuluhan pertanian, sosialisasi digitalisasi UMKM, serta praktik lapangan. Sapa Lestari menjadi ruang kolaboratif antara mahasiswa dan masyarakat desa dalam mengembangkan potensi lokal secara berkelanjutan.
📝 Persyaratan: • Mahasiswa aktif Pascasarjana IPB University • Bersedia mengikuti seluruh rangkaian kegiatan SAPA LESTARI • Memiliki komitmen dan tanggung jawab • Memiliki jiwa sosial dan semangat pengabdian • Disarankan memiliki kendaraan pribadi
🎁 Benefit yang akan kamu dapatkan: ✅ Sertifikat volunteer ✅ Pengalaman langsung dalam pengabdian masyarakat ✅ Pengembangan soft skills dan leadership ✅ Menambah relasi & networking antar mahasiswa berbagai program studi
📅 Periode Pendaftaran: 1 – 7 Juli 2025 📍 Waktu Pelaksanaan Kegiatan: 30 Agustus – 27 September 2025
Yuk, ambil bagian dalam perubahan! Jadi bagian dari SAPA LESTARI dan wujudkan kontribusi nyata untuk masyarakat dan lingkungan 🌍💪 Salam Pengabdian, Salam Lestari!
Terima kasih telah mengisi evaluasi dan melakukan presensi acara ini.
Food Estate, Makan Bergizi Gratis, Bantuan Pangan merupakan upaya pemerintah dalam menciptakan ketahanan pangan. Namun angka stunting tetap tinggi, impor pangan terus meningkat, dan akses terhadap pangan sehat masih jadi kemewahan bagi sebagian rakyat.
Seolah bergerak maju, padahal hanya berputar mengulang masalah tanpa menyentuh akar masalah. Maka dari itu kami mengundang Anda untuk hadir dalam webinar “Friday Talk: Dinamika dan Tantangan Ketahanan Pangan Nasional”.
Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Forum Wacana Mahasiswa Pascasarjana IPB University, Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik (DKSRA), dan Himpunan Alumni IPB.
☎️Narahubung by WA :
082143286822 (Iftitaha Fadhila)
Daftar Disini
PendafatranDitutup
Evaluasi dan Clam Sertifikat
Formulir Evaluasi & Klaim Sertifikat
Form Evaluasi Seminar & Klaim Sertifikat
Evaluasi Berhasil Dikirim!
Terima kasih telah mengisi evaluasi. Silakan klik tombol di bawah untuk mengunduh sertifikat Anda.
Maaf, nomor telepon yang Anda masukkan tidak ditemukan dalam daftar sertifikat. Silakan hubungi panitia.
Bogor, 30 Mei 2025 — Program Teras LHA (Lingkungan Hidup dan Agromaritim) Series 2 resmi digelar di Resto Bumi Semboja, Kota Bogor dengan menghadirkan narasumber utama Prof. Dr. Ir. Fredinan Yulianda, M.Sc selaku Dekan FPIK IPB University. Teras LHA Series 2 kali ini dihadiri oleh 34 mahasiswa dan alumni IPB University. Rangkaian acara tersebut mengangkat tema “Menelusuri Paradoks Konservasi Pesisir” yang diisi dengan diskusi kritis mengenai makna implementasi konservasi lingkungan dan permasalahan regulasi tata kelola sumber daya alam.
Kegiatan Teras LHA 2 dibuka oleh sambutan Ketua Pelaksana, Ir. Adi Karta Kusuma, S. Hut dan Firman Arief Soejana, M.T selaku Ketua Umum Forum Mahasiswa Pascasarjana IPB University. Ketua Pelaksana menyampaikan, kegiatan Teras LHA yang terbagi dalam 6 series ini di mana sekarang adalah series 2-nya berangkat dari keresahan teman-teman yang berkaitan tentang lingkungan hidup dan agromaritim. Sambutan diakhiri oleh Ketua Umum Forum Mahasiswa Pascsarjana yang menyampaikan, “Semoga kegiatan Teras LHA nantinya dapat menghasilkan sebuah kebijakan yang sangat berguna untuk kita semua ke depannya”.
Pada awal sesi diskusi, Prof Fredinan menegaskan “pentingnya memandang sumber daya alam (SDA) sebagai anugerah Tuhan yang tidak terbatas namun pemanfaatannya harus tetap terukur dan berkelanjutan”. Beliau menyampaikan bahwa kawasan konservasi merupakan sinyal akan kebutuhan khusus terhadap perlindungan SDA sekaligus sebagai bentuk intervensi penting dalam menjaga keseimbangan ekologi dan ekonomi nasional.
Pada tahun 1990-an, konservasi dipahami sebagai barang yang dilindungi dan berkembang hingga sekarang. Prof Fredinan menekankan bahwa konservasi bukan sekadar pembatasan tetapi pengelolaan SDA yang bijak dan terencana dengan mengedepankan prinsip pelestarian, pemanfaatan, dan keberlanjutan. Beliau mengkritisi rendahnya pemanfaatan kekayaan laut Indonesia sebagai sumber penerimaan negara yang belum tergarap maksimal.
Diskusi semakin hidup saat sesi tanya jawab, di mana para peserta mengangkat isu-isu aktual seperti konflik kepentingan antara konservasi dan industri tambang di wilayah pesisir, misalnya yang terjadi di Bangka Belitung dan Halmahera. Menanggapi hal ini, Prof Fredinan menyampaikan bahwa paradoks konservasi tidak harus membenturkan nilai ekologi dan ekonomi, melainkan justru dapat disinergikan demi mencapai pembangunan berkelanjutan berbasis daya dukung lingkungan (carrying capacity). Prof Fredinan juga menegaskan pentingnya peran akademisi dalam mendorong kebijakan berbasis kondisi lokal serta ruang partisipatif bagi masyarakat kecil agar tidak hanya menjadi objek tetapi pelaku aktif dalam pembangunan berkelanjutan.
Acara ini menjadi pengingat bahwa konservasi yang ideal bukanlah menolak pembangunan, melainkan mengarahkan pembangunan agar selaras dengan keberlangsungan ekologi. “Konservasi adalah tindakan menjaga lingkungan untuk memastikan kesejahteraan di masa depan”, pesan penutup Prof Fredinan mengakhiri sesi diskusi.
Teras LHA series merupakan sebuah Forum diskusi interaktif yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk bertukar ide dan solusi dalam pengelolaan sumber daya alam dan konservasi pesisir secara berkelanjutan, dengan pendekatan ilmu pengetahuan, kearifan lokal, dan pemberdayaan masyarakat. Dengan adanya forum diskusi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif mahasiswa terhadap isu-isu lingkungan dan pengelolaan sumber daya agromaritim, khususnya di kawasan pesisir.
Di Teras LHA Series 2 kali ini dengan tema “Konservasi Mangrove dan Pesisir”, kita akan membedah buku “Antara Ekologi dan Ekonomi: Menelusuri Paradoks Konservasi Pesisir” —mengulas tentang kebijakan, realita lapangan, dan arah ke depan pengelolaan pesisir Indonesia, bersama Prof. Dr. Ir. Fredinan Yulianda, M.Sc. selaku Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB University.
Kajian Serius 1 (KASUS 1) merupakan forum bagi civitas akademika IPB dan masyarakat umum untuk mendengarkan pemaparan pakar dari akademisi dan praktisi. Selain itu, KASUS 1 juga menjadi wadah untuk berdiskusi tentang tema ketahanan pangan nasional, terkhusus pada program Food Estate.
Kasus 1 mengangkat tema “Menakar Ketahanan Pangan: Di Antara Ambisi Food Estate dan Realitas Lapangan”. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong kesadaran dan diskusi publik terkait masa depan kebijakan pangan di Indonesia berdasarkan temuan-temuan dari penelitian ilmiah.
Bogor, 24 Mei 2025 – HIMMPAS IPB University berkolaborasi bersama Departemen ASET FW IPB University dan BSC IPB University menyelenggarakan Seminar Hybrid BIBLIOMETA 2025: Strategi Riset Terkini dengan Bibliometrik & Meta-Analisis dengan tema “Meningkatkan Kapasitas Akademik melalui Analisis Bibliometrik dan Meta-Analisis untuk Riset yang Lebih Berkualitas” di ruang Senat Akademik Lantai Enam, IPB University. Kegiatan ini dirancang untuk membekali mahasiswa pascasarjana dengan metodologi riset berbasis sintesis ilmiah yang semakin relevan dalam menjawab tantangan penelitian multidisiplin saat ini.
Seminar ini dilaksanakan secara hybrid, diikuti oleh 167 peserta 41 peserta dan 6 delegasi yang hadir secara luring dan 158 secara daring dari berbagai latar belakang akademik, baik dari dalam maupun luar IPB University. Acara dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. Dodik Ridho Nurrochmat, M.Sc.F., Dekan Sekolah Pascasarjana IPB University yang menekankan bahwa pendekatan meta-analisis memiliki peran penting dalam menghasilkan bukti ilmiah yang kuat, khususnya di bidang kesehatan dan pertanian, serta mendorong kolaborasi berbasis data antar peneliti.
Rangkaian seminar ini dikemas secara interaktif dan aplikatif. Narasumber pertama yakni Sazli Tutur Risyahadi, S.T.P., M.T., M.Si yang menyampaikan konsep dan tahapan meta-analisis, mulai dari identifikasi topik, pencarian dan penyaringan literatur, hingga ekstraksi data dan sintesis hasil menggunakan perangkat lunak Open Meta-Analyst. Diskusi turut mengulas penerapan meta-analisis dalam studi pertanian, seperti pengaruh dosis nitrogen terhadap produktivitas tanaman, disertai praktik pengolahan data menggunakan Excel.
Selanjutnya, sesi kedua dengan pemateri Muh. Firmansyah, S.T.P. M.Si membahas pendekatan bibliometrik sebagai alat evaluasi dan pemetaan tren penelitian ilmiah global. Peserta diperkenalkan pada teknik pengumpulan dan pembersihan data dari basis data Scopus dan Web of Science, serta proses analisis menggunakan R Studio. Narasumber menjelaskan berbagai level analisis (makro, meso, mikro), termasuk analisis kolaborasi penulis dan jejaring sitasi, guna memetakan konstelasi keilmuan secara lebih strategis.
Kegiatan ditutup dengan sesi refleksi, penyerahan doorprize, pengumuman bootcamp lanjutan yang akan dilaksanakan pada Juni mendatang, serta pemindaian kehadiran melalui barcode. Menariknya, sebagian dari hasil kegiatan ini didedikasikan untuk solidaritas kemanusiaan bagi Palestina, sebagai bentuk integrasi antara kepedulian sosial dan kontribusi akademik.
Melalui seminar Bliblio Meta 2025, mahasiswa pascasarjana tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis dan praktis tentang bibliometrik dan meta-analisis, tetapi juga diperkuat dalam kapasitas berpikir kritis, analitis, dan kolaboratif untuk menghasilkan riset yang berdampak nyata.
Ucapan terimakasih banyak juga kami sampaikan kepada media partner yang telah berkenan mendukung acara kami yaitu PAMAJATIM, Kelurahan Awardee IPB University, FOMPASRI, IKAMAPAJA, Forsi HIMMPAS, HIMAPAS EPN, IMPASSEL, IKAMAPA, HIMAWIPA, HIMMPAS UNY, HIMMPAS UPI, dan HIMMPAS UGM.
Building Global Academic Competitiveness: Publication, Presentation, and International Collaboration
Bogor, 17 Mei 2025 Forum Mahasiswa Pascasarjana IPB University dari Departemen Akademik, Riset, Pelatihan (ASET) dan Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa (PSDM) menyelenggarakan Temu Perdana Mentor dan Mentee GAMP sebagai awal kegiatan Global Achiever Mentorship Program (GAMP) yang bertemakan “Building Global Academic Competitiveness: Publication, Presentation, and International Collaboration” di Auditorium Satari Fakultas Kedokteran, IPB University.
Pelaksanaan Temu Perdana Mentor dan Mentee GAMP adalah acara untuk mempertemukan para mentor, mentee dan buddy dalam sebuah forum interaktif sebagai pembuka program mentoring yang dilaksanakan secara intensif selama satu bulan. Program mentoring terdiri dari tiga kelas utama yaitu International Presenter Class, Scientific Publication Class, dan Student Exchange Class. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan lebih siap berkompetisi secara global serta meningkatkan kontribusi akademik mahasiswa pascasarjana. Temu perdana ini dihadiri oleh mentor-mentor yang luar biasa yang akan mendampingi para mentee.
Program GAMP ini bertujuan untuk memfasilitasi mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi akademik dan non-akademik. Setiap kelas mentoring akan berlangsung selama empat pertemuan dan ditutup dengan graduation yang akan memilih satu mentee terbaik dari masing-masing kelas untuk mendapatkan penghargaan.
Kelas dan Mentor Unggulan:
Scientific Publication: Fokus pada strategi publikasi hingga proses menghadapi peer review, dibimbing oleh Nor Isnaeni Dwi Arista, Fatchurrachman, dan Rischa Amalia Saleha.
International Presenter: Memberikan pelatihan story telling, visualisasi data, dan etika komunikasi ilmiah, diasuh oleh Firdaus Cahyadi, M. Fadli Hanafi, dan Fahri Sinulingga.
Student Exchange: Membekali peserta dengan trik aplikasi, proposal, dan mock interview untuk program pertukaran pelajar, dibimbing oleh Setiya Tiara, Ria Oktorina, dan M. Sulaiman Daulai.
Acara ini juga menghadirkan sesi perkenalan dari para mentor. Bapak Firdaus Cahyadi menyoroti pentingnya menyampaikan data hasil riset secara menarik agar menjadi perbincangan publik. Sementara itu, Bapak Fahri Sinulingga membagikan pengalamannya dari program internasional dan tips meningkatkan kemampuan presentasi dalam Bahasa Inggris. Fadli Hanafi juga menyampaikan pada kelas ini akan membahas bagaimana mempresentasikan hasil publikasi di depan public dengan membahas tips and trick presentasi internasional / nasional.
Dari kelas Student Exchange, Ibu Setiya Tiara dan Bapak Sulaiman membagikan pengalaman mereka dalam menembus program riset dan pertukaran pelajar di Jepang dan Swedia. Sedangkan dari kelas publikasi, para mentor berbagi tips and trik menembus jurnal bereputasi seperti Scopus dan SINTA. Selain para mentor, kegiatan ini juga memperkenalkan para buddy yang akan menjadi pendamping bagi para mentee selama proses mentoring berlangsung.
Ucapan terimakasih kami sampaikan kepada seluruh pihak yang sudah mendukung kegiatan ini yaitu PT. Antam Tbk, Indonesia Mengglobal, Goodstats.id dan Takoyaki creamy Hakkan, serta kepada media partner BSC, HIMMPAS, Forsca Biologi. Forsca AGH. Ecologica (PSL). Himapas EPN, Gumapastika (Gugus mahasiswa matematika terapan), Ikamapsu (Ikatan Mahasiswa Pascasarjana Sumatera Utara), Rumana (Sulsel-Bar), Ikamapa (Ikatan mahasiswa pascasarjana aceh), IMMPACS (Ikatan mahasiswa Minang Pascasarjana), IMPASSEL (Ikatan Mahasiswa Pascasarjana Sumatera selatan, IMPASTRA (Ikatan Mahasiswa Pascasarjana Sulawesi Tenggara), Kelurahan LPDP IPB, Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI), Beasiswa Indonesia Maju
OMDA CUP & Culture Fest 2025 merupakan ajang kompetisi seni, olahraga, dan kreativitas yang diperuntukkan bagi mahasiswa pascasarjana IPB University anggota Organisasi Mahasiswa Daerah (OMDA).
Mengangkat tema “Berkolaborasi Antar Keberagaman Daerah, dan Sinergi Keberlanjutan Antar OMDA,” kegiatan ini bertujuan mempererat solidaritas, membangun semangat kompetitif, serta mendorong pengembangan bakat di bidang seni dan olahraga.
Periode Registrasi
14 – 24 Mei 2025
Verifikasi Berkas
26 - 30 Mei 2025
Technical Meeting
14 Juni 2025
Pelaksanaan Kegiatan
21 Juni – 28 Juni 2025
Persyaratan Peserta:
1. Peserta lomba merupakan mahasiswa aktif pascasarjana IPB University, tidak sedang cuti dan belum wisuda pada saat pendaftaran lomba.
2. Pada saat hari perlombaan, setiap peserta melakukan verifikasi terlebih dahulu menggunakan KTM. Jika KTM bermasalah, maka peserta wajib menunjukkan E-KTM/melampirkan surat keterangan yang menyatakan keikutsertaan sebagai peserta/pemain yang ditandatangani oleh Ketua OMDA masing-masing.
Ayo, jadi bagian dari ajang penuh semangat, sportivitas, dan keberagaman ini!
Bersama, kita wujudkan solidaritas dan kolaborasi antardaerah dalam semangat OMDA Pascasarjana IPB!
Bogor, 2 Mei 2025 – Program Teras LHA (Lingkungan Hidup dan Agromaritim) Series 1 resmi digelar di Ruang Foresta, IPB University dengan menghadirkan Prof. Dr. Ir. Sudarsono Soedomo, M.S., MPA sebagai narasumber utama. Acara diikuti oleh 31 mahasiswa IPB University, mengangkat tema “Perjalanan Rezim Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Agromaritim” dan menyajikan diskusi kritis mengenai tata kelola sumber daya alam (SDA) dan mekanisme pengendalian dampak lingkungan.
Acara dibuka oleh sambutan Ketua Pelaksana, Ir. Adi Karta Kusuma, S.Hut. dan Abdul Haris Munandar, S.P., M.P. selaku Wakil Ketua Umum Eksternal Forum Mahasiswa Pascasarjana IPB University. Ketua Pelaksana menyampaikan kegiatan Teras LHA ini terdiri dari 6 rangkaian series yang nantinya mengangkat isu-isu lingkungan hidup dan agromaritim. Sambutan diakhiri oleh Wakil Ketua Umum Eksternal Forum Mahasiswa Pascasarjana IPB University yang menyampaikan “Melalui kegiatan ini, kita dapat menyadari betapa pentingnya lingkungan itu terhadap manusia”.
Prof. Sudarsono menyoroti pentingnya menginternalisasi dampak eksternalitas khususnya yang bersifat negatif ke dalam sistem ekonomi. Beliau memperkenalkan empat pendekatan utama: pajak dan subsidi Pigouvian, teori Coase dan negosiasi, izin atau sertifikasi yang dapat diperdagangkan (tradable permits), serta tindakan sukarela dan norma sosial. Beliau menjelaskan masih adanya keterbatasan kewenangan pemerintah dalam konteks empat rezim hak kepemilikan sumber daya: private property (PP), common property (CP), state property (SP), dan non-property (NP). Contoh kasus kebakaran hutan pada lahan privat menjadi sorotan penting mengenai celah tanggung jawab dan penegakan hukum.
Diskusi juga menyoroti lemahnya koordinasi antar lembaga pemerintah serta kurangnya peran negara sebagai regulator dalam pengelolaan SDA, khususnya dalam bidang pertambangan. Negara kerap lalai hadir saat terjadi pelanggaran yang menyebabkan masyarakat menanggung kerugian lingkungan. Prof. Sudarsono juga menegaskan bahwa prinsip pengelolaan SDA termasuk di sektor kelautan dan agromaritim harus selalu berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, seimbang antara keberlanjutan lingkungan dan kemajuan ekonomi.
Acara ditutup dengan penegasan akan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mengawal kebijakan lingkungan serta perlunya transparansi dan keterbukaan informasi dalam setiap proses pengambilan keputusan. Sudah saatnya peran aktif masyarakat tidak lagi dipandang sebagai pelengkap, melainkan sebagai kekuatan utama dalam mengawal setiap kebijakan lingkungan. Dalam semangat ini, Pasal 33 UUD 1945 kembali bergema sebagai landasan moral dan konstitusional yang menegaskan: pengelolaan kekayaan alam Indonesia harus berpihak kepada kepentingan rakyat banyak, bukan segelintir pihak.
“Jangan pernah berpikir kita tidak ada manfaatnya. Sekecil apapun yang kita lakukan tetap berpengaruh,” pesan Prof. Sudarsono menutup sesi diskusi.
OMDA Cup & Culture Fest 2025 resmi dibuka pada Selasa, 29 April 2025 di Auditorium Fakultas Ekonomi Manajamen IPB University. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Dies Natalis Sekolah Pascasarjana ke-50 IPB University dan diselenggarakan berbarengan dengan Kick Off Dies Natalis. Rangkaian ini dihadiri oleh lebih dari 250 peserta, termasuk Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia, Menteri PPN/Bappenas, perwakilan dari Direktorat Jenderal Diktiristek, dekan se-IPB University, mantan dekan, serta para dosen, mahasiswa, dan alumni.
Pemukulan gong oleh dekan Sekolah Pascasarjana dan pemutaran video peluncuran menandai dimulainya pertandingan yang mempertemukan berbagai tim olahraga dan seni dari mahasiswa lintas daerah, dengan semangat kompetisi yang sehat dan menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan. Grand launching OMDA Cup & Culture Fest 2025 turut dimeriahkan oleh berbagai organisasi mahasiswa daerah (OMDA) Pascasarjana IPB University, dengan penampilan seni dan budaya yang menggambarkan kekayaan tradisi masing-masing daerah:
PAMAJATIM menampilkan Tarian Gandrung, tarian khas Banyuwangi yang menggambarkan semangat dan keanggunan.
IMPASSEL mempersembahkan Tari Tanggai, sebagai simbol penghormatan dan keramahan khas masyarakat Palembang.
FOMPASRI menampilkan Tari Sekapur Sirih, tarian tradisional penyambutan dari Jambi.
IKAMAPSU & RUMANA berkolaborasi membawakan nyanyian lagu-lagu daerah yang menggugah rasa cinta tanah air.
OMDA Cup & Culture Fest 2025 akan mempertandingkan berbagai cabang olahraga seperti futsal, basket, dan badminton, serta lomba-lomba seni dan budaya seperti videografi budaya dan cover lagu. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada bulan Juni mendatang dan terbuka untuk seluruh mahasiswa pascasarjana IPB yang tergabung dalam organisasi daerah (OMDA). Kami mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas serta mempererat solidaritas antar daerah.
Yuk, jadi bagian dari kemeriahan OMDA Cup & Culture Fest 2025 dan dukung tim favoritmu dalam ajang olahraga terbesar antar mahasiswa daerah! Saksikan pertandingan seru, nikmati ragam budaya dari seluruh penjuru Indonesia, dan rasakan semangat persatuan yang menginspirasi. Jangan lewatkan momen spesial ini—ikuti informasinya di media sosial resmi kami.
Bersama kita rayakan sportivitas, persaudaraan, dan semangat juang anak muda Indonesia!
50 Tahun Sekolah Pascasarjana IPB University – Navigating the Future: Science, Policy, Innovations
Bogor, 29 April 2025 – Semarak peringatan 50 tahun Sekolah Pascasarjana (SPs) IPB University berlangsung khidmat dan meriah di Auditorium FEM, IPB University. Acara ini menandai tonggak sejarah penting dalam perjalanan institusi yang telah melahirkan puluhan ribu pemikir dan inovator bangsa sejak berdiri pada tahun 1974. Mengusung tema “Navigating the Future: Science, Policy, Innovations”, perayaan emas ini tidak hanya menjadi momentum reflektif, tetapi juga wadah untuk menegaskan kembali peran strategis pendidikan tinggi dalam menjawab tantangan pembangunan nasional dan global.
Dalam laporan pembukanya, Dekan SPs IPB University, Prof. Dr. Ir. Dodik Ridho Nurrochmat, M.Sc.F.Trop., IPU., menyampaikan bahwa SPs IPB merupakan pionir pendidikan lintas disiplin yang konsisten menjembatani sains, kebijakan, dan inovasi. Ia menyebut bahwa lebih dari 480 ribu mahasiswa telah melalui proses pendidikan pascasarjana di IPB, baik dari program magister maupun doktoral. “Sekolah Pascasarjana adalah rumah bagi kolaborasi antara ilmu, tempat lahirnya solusi dan arah baru pembangunan. Kini saatnya kita menavigasi masa depan dengan keberanian dan komitmen pada ilmu yang berdampak,” ujarnya.
Pembukaan resmi Dies Natalis ke-50 dilakukan oleh Plh. Rektor IPB University, Prof. Dr. Ir. Iskandar Zulkarnain Siregar, M.For.Sc., IPU, ASEAN Eng. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar selebrasi, melainkan panggilan untuk menguatkan misi keilmuan dan inovasi. Ia menambahkan bahwa Sekolah Pascasarjana memegang peran strategis dalam mengakselerasi transformasi IPB menjadi kampus rujukan nasional dalam pengembangan sains berbasis kebijakan. “IPB tidak hanya menghasilkan riset unggul, tetapi juga membangun jembatan antara pengetahuan dan aksi nyata. Dies Natalis ini menjadi titik awal penguatan kontribusi itu,” pesannya.
Kick Off Dies Natalis SPs dilanjutkan dengan orasi ilmiah dari dua keynote speaker tokoh nasional. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI, H. Yandri Susanto, S.Pt., M.Pd., hadir langsung dan menyampaikan ajakan agar IPB University terlibat lebih dalam dalam pembangunan desa. Ia menekankan perlunya mencetak pemimpin-pemimpin lokal yang lahir dari perguruan tinggi. “Saya ingin IPB mencetak CEO-CEO Tani di 75 ribu desa. Anak-anak muda IPB harus hadir di tengah masyarakat desa dan menjadi penggerak pembangunan dari bawah,” ujarnya penuh semangat.
Sementara itu, Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Saintek Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Prof. Dr. Eng. Yudi Darma, M.Si., menyoroti pentingnya hilirisasi riset dan diseminasi ilmu yang lebih adaptif dengan kebutuhan masyarakat. Ia mengajak seluruh sivitas akademika untuk menjadikan sains sebagai basis dari setiap keputusan strategis bangsa. “Ilmu pengetahuan yang tidak dimanfaatkan hanya akan menjadi tumpukan dokumen. Kita perlu keberanian untuk membawa riset keluar dari laboratorium, menuju ranah kebijakan dan praktik pembangunan,” pesannya.
Dalam sesi diskusi panel, hadir tiga narasumber utama yang memberikan perspektif lintas sektor: Dr. Ir. Musdhalifah Machmud, M.T., Tenaga Ahli Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI; Prof. Edy Giri Rachman Putra, Ph.D., Deputi SDM dan IPTEK BRIN; serta Ir. Dwi Larso, M.SIE., Ph.D., Direktur Beasiswa LPDP. Dipandu oleh moderator Prof. Dr. Ir. Hadi Susilo Arifin, M.Sc., forum ini menggali dinamika diplomasi sains, pembangunan SDM riset, dan sinergi antara pemerintah, akademisi, serta sektor industri dalam memperkuat daya saing nasional.
Salah satu sesi yang paling menginspirasi adalah Reflektif SPs, yang menghadirkan dua mantan dekan SPs IPB University, yakni Prof. Dr. Ir. Syafrida Manuwoto, M.Sc. dan Prof. Dr. Ir. Anas Miftah Fauzi, M.Eng. Keduanya berbagi pengalaman, nilai perjuangan, serta pandangan tentang masa depan pendidikan pascasarjana. Dalam suasana penuh nostalgia, mereka menyampaikan harapan agar SPs IPB terus menjadi pusat ilmu yang adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman. “Kami membangun ini dengan semangat pelayanan terhadap ilmu dan bangsa. Sekarang giliran generasi muda meneruskan tongkat estafet ini,” ujar Prof. Syafrida.
Menghormati jejak para pemimpin terdahulu, SPs IPB University memberikan penghargaan kepada para dekan lintas generasi, baik yang masih aktif maupun yang telah wafat. Penghargaan diserahkan langsung oleh Dekan SPs bersama perwakilan keluarga. Tokoh-tokoh yang menerima apresiasi antara lain Prof. Dr. Andi Hakim Nasution (alm); Prof. Dr. Ir. Edi Guhardja, M.Sc., Ph.D. (alm); Prof. Dr. Ir. Syafrida Manuwoto, M.Sc.; Prof. Dr. Ir. Khairil Anwar Notodiputro, M.S.; Dr. Ir. Dahrul Syah, M.Sc.Agr. (alm); dan Prof. Dr. Ir. Anas Miftah Fauzi, M.Eng. Suasana penuh penghargaan dan haru mengiringi sesi ini sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi mereka terhadap perkembangan institusi.
Momentum peringatan 50 tahun ini juga ditandai dengan Grand Launching OMDA CUP & Culture Fest 2025, sebuah ajang kolaborasi budaya dan olahraga antar organisasi mahasiswa daerah di lingkungan Sekolah Pascasarjana IPB. Seremoni pembukaan dilakukan dengan pemukulan gong oleh Dekan SPs Prof. Dodik Ridho Nurrochmat, didampingi Wakil Dekan Prof. Dr. Ir. Yusli Wardiatno, M.Sc., dan Prof. Dr. Ir. Titi Candra Sunarti, M.Si. Turut mendampingi dalam simbolisasi tersebut adalah Dinda Aslam Nurul Hida, S.P., M.Si., Wakil Ketua Umum Forum Mahasiswa Pascasarjana IPB University, serta Muhammad Alfikri, S.E., Ketua Panitia Omda Cup Pasca IPB.
Sebagai penutup, rangkaian acara dimeriahkan oleh penampilan seni budaya dari mahasiswa pascasarjana yang tergabung dalam berbagai Organisasi Mahasiswa Daerah. Tarian khas daerah dibawakan oleh mahasiswa asal Riau, Jawa Timur, dan Sumatera Selatan, yang memukau audiens dengan koreografi dan kostum yang mencerminkan kekayaan budaya Nusantara. Suasana semakin hangat saat penampilan musik dan nyanyian disuguhkan oleh mahasiswa asal Sumatera Utara, serta kolaborasi mahasiswa dari Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Pertunjukan ini menjadi bukti bahwa SPs IPB University adalah rumah besar bagi keberagaman, tempat bertemunya ilmu, budaya, dan semangat persatuan Indonesia.
Dengan semangat 50 tahun, Sekolah Pascasarjana IPB University mempertegas komitmennya untuk terus melahirkan pemimpin berilmu, ilmuwan berdampak, dan inovator yang mampu menavigasi masa depan bangsa dengan sains, kebijakan, dan inovasi.
Sekretaris Kabinet Resilien sukses menyelenggarakan kegiatan SAMARASA #1 dengan tema “Pause. Breathe. Continue: Cerita Kita di Tengah Hari-Hari yang Berlari”. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, 27 April 2025, di Taman SKHB IPB University, dan diikuti oleh 20 peserta dari berbagai departemen.
SAMARASA #1 hadir sebagai ruang santai dan suportif untuk saling mendengarkan dan berbagi cerita. Peserta duduk melingkar di tengah suasana taman yang hijau dan adem, berbincang tentang hal-hal yang seringkali tersembunyi di balik rutinitas harian—mulai dari rasa sedih, kekhawatiran yang menggantung, hingga momen-momen kecil yang membahagiakan.
Kegiatan dimulai dengan dan disclaimer tentang rules kegiatan akan santai dan tanpa judgement, kegiatan dilanjutkan dengan sesi perkenalan antar anggota untuk mencairkan suasana, kemudian masuk ke inti acara yaitu sesi berbagi cerita yang disampaikan dengan cara menulis di kertas. Kegiatan ditutup dengan sesi refleksi singkat disertai foto bersama.
Salah satu momen yang cukup membekas adalah ketika seorang peserta dengan jujur mengungkapkan, “Akhir-akhir ini sedang mempertanyakan tujuan S2 ku kembali, apalagi melihat teman-teman yang sudah memiliki finansial stabil, kerja/karir stabil, bisa ngasih uang ke orangutan, sementara aku masih lanjut S2?” Ungkapan ini membuka percakapan hangat seputar tekanan sosial, karena banyak orang merasakan hal serupa, standar pencapaian yang tak selalu sama, dan pentingnya memahami bahwa setiap orang memiliki garis waktunya sendiri.
Kegiatan berlangsung seru dan penuh kehangatan. Tidak ada tekanan, tidak ada tuntutan—hanya ruang yang aman untuk menjadi diri sendiri. Banyak peserta yang merasa lebih ringan dan didengar.
Dengan konsep chill and talk, kegiatan ini harapannya dapat membawa dampak besar dalam menguatkan solidaritas dan ketahanan mental sesama pengurus.
Departemen Community Development Forum Mahasiswa Pascasarjana IPB University telah menyelenggarakan kegiatan Kilau Ramadhan dan Hari Raya dengan tema “Berbagi Keberkahan, Menebar Kebaikan”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 21 Maret 2025 di Yayasan H. Haryono Mukana, Cibanteng.
Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian mahasiswa dalam mempererat tali silaturahmi dan menyemarakkan bulan suci Ramadhan. Rangkaian kegiatan meliputi kajian keagamaan, buka puasa bersama, serta pemberian santunan kepada anak-anak yatim di yayasan tersebut. Terdapat 20 anak yang menerima santunan di acara tersebut.
Kajian Ramadhan disampaikan oleh Ustaz M. Syauqi Ilallah, S.Ag., Al Hafizh, yang mengangkat pesan penting bahwa apabila landasan dalam berbuat sesuatu adalah iman, ikhlas, dan ketaatan kepada Allah, maka itulah hakikat ajaran Islam. Beliau menjelaskan bahwa iman adalah keyakinan kepada Allah, malaikat, kitab-kitab-Nya, para nabi dan rasul, serta qada dan qadar. Ikhlas berarti melakukan segala amal perbuatan semata-mata karena Allah, bebas dari niat duniawi, dan hanya mengharap ridha-Nya. Sementara ketaatan merupakan perintah Allah yang tercantum dalam Al-Qur’an dan menjadi wujud nyata penghambaan.
Donasi sebesar Rp2.156.256,00 yang berhasil dikumpulkan sebelumnya menjadi bekal utama terlaksananya kegiatan Kilau Ramadhan dan Hari Raya. Dana tersebut digunakan untuk memberikan Santunan berupa paket sembako, serta konsumsi berbuka puasa untuk anak-anak di yayasan.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk sponsor konsumsi dari D’Sawah dan J.A’S Taste. Selain bantuan dana, turut disalurkan donasi berupa Mukena dan Al-Qur’an yang menambah kebahagiaan anak-anak menjelang Hari Raya.
Kegiatan ini adalah bukti nyata dari kepedulian dan partisipasi aktif mahasiswa dalam rangka memperkuat solidaritas dan saling mendukung. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur, sponsor, dan semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini.
Bersama kita ciptakan Ramadhan yang lebih bermakna!! 🌙✨
Bogor, 15 Maret 2025 – Dalam rangka memperkuat komunikasi dan menumbuhkan kolaborasi di lingkungan pascasarjana IPB University, dari Departemen Public Relation (PR) Forum Wacana (FW) IPB University menggelar acara Forum Komunikasi Ormawa Pascasarjana dengan tema ‘Tumbuhkan Komunikasi untuk Kolaborasi Tangguh” pada 15 Maret 2025 di Auditorium Abdul Muis Nasution, Fakultas Teknologi Pertanian, IPB University, Dramaga yang dihadiri oleh perwakilan dari masing-masing organisasi mahasiswa di lingkungan pascasarjana IPB University.
Forum ini bertujuan untuk memperkuat jejaring komunikasi, berbagi pengalaman serta Menyusun strategi Bersama dalam meningkatkan efektivitas organisasi mahasiswa. Selain itu, forum ini juga dapat menjadi ajang pertukaran informasi mengenai peluang akademik, riset dan pengembangan kapasitas mahasiswa. Acara ini dihadiri lebih dari 40 orang yang merupakan perwakilan dari masing-masing organisasi mahasiswa di lingkungan pascasarjana IPB University yang antusias.
Forum ini terdiri dari beberapa sesi, sesi pertama diawali dengan sambutan dari ketua pelaksana yaitu Husaini Maulana, S.P., sambutan oleh Ketua Umum FW yaitu Firman Soejana, S.T., M.T. dan dilanjutkan dengan sesi presentasi oleh BPH dan 10 Departemen FW, serta presentasi oleh semua ormawa yang berhadir. Sesi selanjutnya yaitu sesi diskusi yang mana pada sesi tersebut antara FW dan Ormawa saling memaparkan kebutuhan mereka satu sama lain agar terwujud kolaborasi yang Tangguh antara FW dan Ormawa.
Dengan adanya forum ini diharapkan dapat dapat terwujud komunikasi yang lebih kuat untuk mewujudkan kolaborasi yang Tangguh serta menjadi wadah saling bertukar informasi di lingkungan Pascasarjana IPB University.
Forum Mahasiswa Pascasarjana IPB University Kabinet Resilien sukses menggelar acara buka puasa bersama bertajuk Ifthar Resilience pada Jum’at, 14 Maret 2025 di Node (Lorong Samping Auditorium AMN) FATETA IPB. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari agenda Pelantikan Kepengurusan dan Rapat Kerja Forum Mahasiswa Pascasarjana IPB University Kabinet Resilien.
Acara ini diselenggarakan dengan tujuan mempererat silaturahmi antar anggota dan memperkuat nilai-nilai kepemimpinan yang amanah. Kegiatan ini dihadiri oleh hampir seluruh Pengurus Forum Mahasiswa Pascasarjana IPB University yang beru saja dilantik dari berbagai program studi yang antusias mengikuti rangkaian acara.
Mengusung tema “Menjadi Pemimpin yang Amanah di Mata Allah”, acara Ifthar Resilience menghadirkan Ustadz Muhammad Izzuddin Al Haq sebagai narasumber utama. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan bagaimana seorang pemimpin harus memiliki kejujuran, tanggung jawab, dan keikhlasan dalam menjalankan amanah. Pemimpin yang baik, menurutnya, adalah mereka yang tidak hanya berorientasi pada keberhasilan duniawi tetapi juga senantiasa mengharap ridho Allah.
Setelah sesi tausiyah, acara dilanjutkan dengan doa bersama dan buka puasa yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Momen ini menjadi ajang bagi peserta untuk saling mengenal dan mempererat ukhuwah Islamiyah di lingkungan akademik.
Dengan terselenggaranya Ifthar Resilience ini, diharapkan para mahasiswa dapat mengambil hikmah dari nilai-nilai kepemimpinan yang amanah serta semakin mempererat solidaritas di antara mereka.
Jumat, 14 Maret 2025, bertempat di Auditorium Abdul Muis Nasution, FATETA, IPB University, telah dilaksanakan Pelantikan dan Rapat Kerja Forum Mahasiswa Pascasarjana Kabinet Resilien 2025. Acara ini dihadiri oleh Dekan Pascasarjana IPB University (Bapak Prof. Dr. Ir. Dodik Ridho Nurrochmat, M.Sc.F.Trop., IPU), Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni (Bapak Prof.Dr.Ir.Yusli Wardiatno, M.Sc) serta Asisten Direktur Bidang Karakter, Organisasi Kemahasiswaan, Olahraga dan Kesenian Mahasiswa (Bapak Muh, Faturokhman, S.Pt., M.Si). Selain itu, turut hadir tamu undangan dari organisasi mahasiswa daerah (OMDA), himpunan program studi (HIMPRO), lembaga kemahasiswaan (LK), dan komunitas lingkup IPB University
Acara dilanjutkan dengan rapat kerja, yaitu pemaparan rancangan program kerja dari 10 departemen yang telah disusun. Setiap departemen mempresentasikan rencana kerja, proses administrasi, serta alokasi anggaran yang dibutuhkan. Diskusi berlangsung secara interaktif, dengan berbagai masukan dari peserta untuk menyempurnakan strategi dan pelaksanaan program yang akan dijalankan selama satu periode kepengurusan.
Rapat kerja ditutup dengan kesepakatan final mengenai program kerja yang akan dijalankan dan penandatanganan berita acara oleh Ketua Umum Forum Mahasiswa Pascasarjana, Firman Arief Soejana, S.T., M.T., dan perwakilan tiap departemen.
Pada 22-23 Februari 2025, Kabinet Resilien Forum Mahasiswa Pascasarjana IPB University menggelar Resilien Campfire di Dsawah dengan semangat Satu Bara, Satu Rasa! Kegiatan ini menjadi ajang mempererat kebersamaan, membangun jiwa kepemimpinan, dan memperkuat komitmen dalam mengabdi.
Salah satu momen berharga dalam camp ini adalah Sharing Session dengan tema “Tulus Mengabdi dan Menolkan Diri Demi Resilien”. Sebuah refleksi mendalam tentang arti pengabdian tanpa pamrih, mengesampingkan ego demi kebersamaan, dan menjadi pribadi yang lebih resilien dalam berorganisasi.
Dengan semangat kebersamaan, kita siap melangkah lebih kuat, lebih kokoh, dan lebih tangguh! 🚀🔥✨